s
Saturday, 20 July 2013
Melihat dunia hati menjadi resah,Urat-Urat kian terserlah,pahitnya rasa dunia,banyaknya ranjau dan duri,Mencengkam setiap jiwa-jiwa yang berada di dalamnya,Dunia ini dari sisi pandangannya ia luas,ia dekat,ia mengiburkan,ia melekakan dan mengkhayalkan,sedang pada hakikatnya ia merupakan pentas,ia hanya jambatan yang mana kadang-kadang ia disinari bintang dan cahaya bulan yang indah,kadang-kadang ia dihembus angin bayu yang sayu dan membelai jiwa-jiwa yang sepi,tapi sesekali ia tajam,sesekali ia kejam,Meragut semua kehidupan di dalamnya,Menipu dan menikam belakang pengemarnya,Memerangkap para pengejarnya,Menghumban pencintanya ke dalam mulutnya yang dipenuhi racun yang mana ia diselindung kemanisan sementara..
Apabila mimpi-mimpi indah ini berakhir ia umpama terlena dari tidur yang panjang....
Mata Air mengalir mengikut derasnya,berlalu dengan acuannya,Tanpa menoleh tanpa mempersoalkan mengapa "Aku mesti mengalir" setiap hari,,Ke mana tujuan sedang Aku tidak pernah menemui hujungnya perjalananku...Akurnya makhluk ini pada penciptaNya,tidak pernah sesekali ia melanggar aturannya,lari dari tanggungjawabnya,menghina penciptaNya,menyombongkan diri di dalamnya.. Tidak seperti manusia yang lari dari tuhannya..
Subscribe to:
Posts (Atom)

